Mendorong Transisi ke Sumber Energi Bersih dan Terbarukan
Perusahaan berkomitmen melakukan efisiensi energi, mengoptimalkan penggunaan sumber energi terbarukan, dan mengonservasi sumber daya alam. INALUM telah memperoleh sertifikasi ISO 50001:2018 yang memenuhi persyaratan standar internasional Sistem Manajemen Energi.
Pada 2019, INALUM menerima penghargaan nasional atas laporan dan komitmen penerapan manajemen energi di bidang efisiensi energi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia.
Transisi Energi Baru dan Terbarukan
Komitmen terhadap penyediaan energi yang efisien, terjangkau, dan ramah lingkungan telah menjadi fondasi sejak INALUM didirikan untuk mendukung operasional pabrik peleburan aluminium. Sebagai wujud strategi tersebut, Perusahaan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan memanfaatkan aliran Sungai Asahan yang berhulu di Danau Toba, Sumatera Utara. Inisiatif ini dikenal sebagai Proyek Sungai Asahan.
Konsumsi dan Intensitas Energi
| Sumber Energi | Satuan | Konsumsi Energi | ||
|---|---|---|---|---|
|
2025
|
2024
|
2023
|
||
| Energi tidak terbarukan (LPG, Natural Gas, Biodisel B35 dan B40, RON 90, Grid PLN) | Gigajoule | 695.515,43 | 113.154 | 206.471 |
| Energi Terbarukan (PLTA) | Gigajoule | 15.875.114,13 16.339.725 12.778.887 | 16.339.725 | 12.778.887 |
| Total | Gigajoule | 16.571.629 16.452.879 12.985.357 | 16.452.879 | 12.985.357 |
| Jumlah Produksi | Ton | 267.822 | 278.289 | 211.424 |
| Intensitas Energi | Gigajoule/Ton Produk | 57,58 | 59,12 | 61,42 |